
What a Data Analyst Does Day-to-Day
Analytics · 13 Jan 2026
A practical, seniority-based guide to the day-to-day work of data analysts with sample job descriptions and skills.

data analyst: Panduan praktis untuk memahami tugas, workflow, tools, dan contoh kasus nyata bagi pemula.
Pernah nggak kamu dengar istilah "data analyst" tapi bingung sebenernya mereka ngapain sih sehari-hari? Atau penasaran gimana caranya masuk ke profesi ini tapi nggak tahu harus mulai dari mana?
Tenang. Kita bahas pelan-pelan.
Gampangnya gini: data analyst itu orang yang bantu perusahaan bikin keputusan berdasarkan data, bukan cuma feeling.
Bayangin kamu punya toko online. Kamu lihat penjualan turun. Tapi kamu nggak tahu kenapa. Apakah karena harganya kemahalan? Ongkirnya bikin kapok? Atau produknya nggak sesuai ekspektasi?
Nah, data analyst ini yang bantu jawab pertanyaan kayak gitu—pakai data yang ada.
Mereka:
Jadi bukan cuma bikin tabel Excel aja. Mereka itu semacam penerjemah: dari angka yang ribet, jadi cerita yang bisa dipake buat ambil tindakan.
Contoh nyata:
Misalnya tim marketing kamu ngirim email promo. Data analyst bisa ngecek: berapa orang yang buka emailnya? Berapa yang klik? Berapa yang akhirnya beli? Terus kalau hasilnya jelek, mereka bisa kasih saran: "Coba subject line-nya diganti" atau "Kirimnya jangan Senin pagi, coba Rabu siang."
Simpel kan?
Ini sering bikin bingung. Sebenarnya simpel kok:
Analoginya gini:
Kalau kamu lagi masak di restoran:
Di perusahaan kecil, sering satu orang ngerjain semuanya. Di perusahaan gede, ini beda role.
Ini yang jarang dijelasin. Jadi gini alurnya:
Data itu bisa dari mana aja:
Kadang ini yang paling lama—nyari data dari berbagai tempat, terus digabungin. Banyak yang bilang sekitar 60–70% waktu data analyst itu dihabiskan di tahap ini.
Data mentah itu jarang yang rapi. Sering ada:
Jadi harus dibersihin dulu. Kalau nggak, analisisnya bisa salah.
Contoh simpel:
Kamu mau hitung rata-rata umur pelanggan. Tapi di data ada yang umurnya kosong, ada yang 150 tahun (typo). Kalau langsung dihitung, hasilnya jadi nggak masuk akal. Makanya harus dibersihin dulu.
Baru deh mulai analisis. Ini bisa macem-macem tergantung pertanyaan bisnisnya:
Setelah dapat insight, harus disampaikan ke orang lain. Makanya bikin:
Yang penting: jangan terlalu ribet. Orang bisnis nggak mau lihat tabel 100 baris. Mereka mau tahu: "Jadi apa yang harus gue lakuin?"
Kamu nggak perlu belajar semuanya sekaligus. Tapi ini yang umum:
| Tool | Buat apa | Level |
|---|---|---|
| Excel | Eksplorasi cepat, pivot table | Dasar–Mahir |
| SQL | Ambil data dari database | Wajib banget |
| Python (pandas) | Bersihin & analisis data | Intermediate |
| Power BI / Tableau | Bikin dashboard | Intermediate |
| Google Analytics | Data website & user behavior | Dasar |
Saran buat pemula:
Mulai dari SQL dulu. Ini yang paling sering dipake di kerjaan. Setelah itu pilih satu: Python atau Power BI, tergantung kamu lebih suka coding atau drag-and-drop.
Sebuah layanan subscription (misalnya Netflix, Spotify, atau SaaS) ngeliat banyak pelanggan yang cancel langganan di minggu ke-3 setelah trial.
Data analyst:
Hasilnya: Churn turun dari 6% jadi 4%. Artinya lebih banyak pelanggan yang bertahan.
Tim marketing habis Rp50 juta buat iklan, tapi hasilnya biasa aja.
Data analyst:
Hasilnya: Cost per acquisition turun 18%.
Ini sering kejadian di kerjaan: kamu punya analisis bagus, tapi kalau nggak bisa jelasin dengan sederhana, hasilnya percuma. Tim lain nggak ngerti, jadi nggak dipakai.
Oke, sekarang pertanyaan paling penting: gimana cara mulainya?
Cari tutorial SQL untuk pemula. Fokus ke:
Coba latihan di platform gratis kayak SQLZoo atau Mode Analytics.
Python paling populer. Belajar library pandas buat manipulasi data.
Jangan langsung machine learning dulu. Fokus ke:
Ini yang paling penting. Portfolio lebih penting dari sertifikat.
Contoh project:
Yang ditunjukin di project:
Bikin slide sederhana atau tulisan blog yang jelasin hasil analisismu. Coba jelasin ke temen atau keluarga yang nggak ngerti data. Kalau mereka paham, berarti kamu udah bagus.
Tapi kalau kamu bisa ngasih rekomendasi yang jelas, didukung data, dan gampang dipahami—lama-lama orang bakal dengerin.
Jadi intinya, data analyst itu bukan cuma jago Excel atau Python. Mereka itu jembatan antara data dengan keputusan bisnis.
Yang bikin seorang data analyst bagus itu:
Kalau kamu baru mulai: tenang aja. Mulai dari SQL, coba satu project kecil, dan latih cara jelasinnya.
Nggak usah buru-buru. Pelan-pelan aja, yang penting paham.
Selamat belajar!

Analytics · 13 Jan 2026
A practical, seniority-based guide to the day-to-day work of data analysts with sample job descriptions and skills.

Analytics · 12 Jan 2026
SQL for data analysts — Master 10 real-world queries with examples, tables, and actionable tips to analyze, join, and summarize data.

AI · 29 Dec 2025
OpenAi rolls out GPT-5.2 across ChatGPT tiers with Instant, Thinking, and Pro variants for improved accuracy and coding.

AI · 29 Dec 2025
OpenAI, Disney reach $1B deal to license 200+ characters for Sora; three-year license, APIs and ChatGPT integration announced.

Analytics · 23 Dec 2025
learn data trends now: 12 practical skills to master analysis, visualization, ML, cloud platforms, pipelines, and governance.

AI · 23 Dec 2025
disco: Google Labs debuts GenTabs on Dec. 11, 2025 to convert open tabs into AI-powered web apps for complex tasks.

Analytics · 12 Dec 2025
modern data teams guide: roles, lifecycle, tools, governance, hiring — practical tips to build better data teams

AI · 19 Nov 2025
cloudflare down on Nov 18 disrupted major services globally; postmortem blames a Bot Management file and confirms full restoration by 17:06 UTC.

Analytics · 19 Nov 2025
Data visualization techniques to explain complex data to non-technical stakeholders with five patterns and examples.